Bedah Buku Islam Liberal 101 di PPMI Assalaam

Bertepatan dengan libur semester 1 kali ini setelah merencanakannya beberapa bulan sebelumnya acara Bedah Buku #IslamLiberal101  berhasil diselenggarakan dengan sukses dan lancar pada tanggal 19-20 di PPMI Assalaam. Ide untuk melaksanakan kegiatan berawal dari membaca tweet-tweetnya ustadz Akmal mengenai perkembangan dakwah melawan JIL ini. Sebagaimana yang kita ketahui pemikiran-pemikiran yang dikembangkan oleh mereka yang #salaharah ini sangat berbahaya dan dapat merusak aqidah umat. Sepak terjang mereka khususnya di media atau pun sosial media sangat gencar terlebih dana besar yang menyokong mereka.

101
bedah buku

Maka untuk itu beliau ustadz Akmal berinisiatif menulis buku ini dengan tujuan utama membentengai setiap muslim yang belum begitu mengenal mengenai gerakan ini dan bahayanya. Dan alhamdulillah buku tersebut mendapat sambutan yang hangat dari berbagai kalangan baik akademisi, pelajar, atau pun orang biasa. Indikasi itu dapat diihat dari maraknya penyelengaran acara bedah buku ini maupun pemesanannya. Menyaksikan hal itu penulis berpikir kenapa tidak diadakan di pondok aja, khususnya buat adik-adik kelas 6 yang sebentar lagi juga aka memasuki dunia kuliah. Penulis pun mencoba menghubungi penulis membahas hal ini dan alhamdulillah disambut baik, tinggal menghubungi pihak pondok dan mengatur waktu yang tepat. Awalnya penulis ingin mengadakannnya berbarangan dengan presentasi kampus dari ikmas Bogor dan ‘Asteady, tapi karena adanya ketidaksuain tanggal akhirnya diputuskan untuk diadakan sendiri bekerjasama dengan MA Assalaam.

MA Assalaam sendiri sejak tahun lalu telah mengadakan kajian rutin 2 kali sebulan secara bergantian antara ikhwan dan akhwat yang diberi nama Tsaqafah Islamiyah. Nah, penulis pun berinsiatif untuk menyelipkan acara ini dalam kajian tersebut, alhamdulillah didukung. Pada awalnya memang acara ini penulis tujuakan untuk santriwan, ternyata jadwalnya malahan santriwati. Maka walaupun dadakan disepakati acara akan diadakan 2 sesi, sesi pertama ikhwan yaitu malam jum’atnya dan sesi 2 jum’at malam sesuai jadwal sebelumnya.

Sesi pertama yang agak dadakan ini diselenggarakan di ruang perpustakaan av putra. Di malam pertama ini acara dimulai agak malam dari rencana awal jam 20.30 setelah halaqah hujroh. Akan tetapi karena beberapa hal santri baru terkumpul di atas 9. Walau begitu alhamduillah panasnya ruangan karena ac ngga nyala malam menjadikan suasana bedah buku dan diskusi juga turut panas . Para peserta yang terdiri dari anak Mts dan Aliyah ini menyimak dengan

antusias pemaparan dari pemateri dan juga aktif bertanya. Sehingga acara sendiri baru selesai sekitar pukul 11.30 malam

Besok harinya sesuai rencana sebelumnya acara dilaksanakan di lantai 2 kantor Assalam. Kali para santriwati mengikutinya. Dalam prolog-prolog awal perhatian dari peserta tampak kurang, ada yang ngantuk lah, ada yang ngobrol sendiri dan macam-macam lainnya. Baru kemudian memasuki pertengahan acara kembali hidup dan menarik. Bahkan saking antusiasnya buku yang dibawa penulis ludes diborong oleh mereka.

“Ngga harus jadi santri untuk mengetahui kesesatanmereka,” ujar beliau di akhir acara. Belum juga berharap agar para sanri ini bisa menjadi kader-kader umat untuk memperjuangankan agama ini. Ya, semoga kita semua dapa mengambil manfaat dari kegiatan ini dan dapat turut mengambil peran dalam perjuangan. Amin

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s