Hal yang Tersembunyi

Ketika mulut berhenti berkata, tulisan menjadi tanya

menyampaikan suara jiwa yang termakan waktu

Menjadi langit tanpa malam berujung sore

percaya bagaikan sebuah impian berhalang

Hilang makna bersatu dalam keputus asaan

setidaknya dalam kepasrahan mencapai mimpi

Merobek kan datang bersama aku atau siapa pun yang terputus

Jangan berhenti sepanjang masih bisa terus bahkan berlari

tanpa harus lupa keindahan dalm menjalaninya

tentu itu adalah kesalahan tapi cobalah, ayo!

Bangkitlah percayalah aku takkan sendirian di belakang

ku tahu kau di sana , di dekatku

tak dapat kupandang sesuatu yang tak pasti

mencoba dengan harapan kau memastikannya

Tidak usahlah kehendak bergerak

Ingat keindahan yang tak mutlak sampai pada pengubahan

Disuatu akhir bermula meniti keniscayaan

Senin, 23 Januari 2006

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s