Keistemewaan Istighfar

Sangat indah Islam yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ini. Dalam ajaran tidak hanya mereka yang shalat, puasa, zakat, haji atau para pelaku kebajikan saja  yang bisa dicintai oleh Allah dan berkesempatan meraih surga-Nya, bahkan para pelaku maksiat sekalipun bisa meraih hal yang sama. Dengan syarat dia beriman dan bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 222 :

إن الله يحب التوابين و يحب المتطهرين

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyucikan diri.”

Hal ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang paling sesuai dengan fitrah manusia. Karena memang agama ini langsung didesain oleh Allah, Rabb yang telah menciptakan manusia, langit, bumi dan seisinya. Dan salah satu dari fitrah manusia itu adalah tidak lepasnya seorang dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak.

Ibadah yang dilakukan kita lakukan belum tentu bernilai pahala di sisi Allah, karena rusaknya niat atau menyimpang ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sedang maksiat yang kita lakukan tidak bisa berubah menjadi sebuah kebaikan sekalipun diikuti oleh niat yang baik, maka terhitung ia sebagai dosa. Maka sudah semestinya pulalah seorang muslim senantia memohon ampunan kepada Allah subhanahu wa ta ‘ala dengan membiasakan diri memeperbanyak istighfar. Bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang telah dijamin oleh dengan surga dalam sehari beliau paling tidak beristighfar sebanyak 100 kali. “Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa beristigfar 100 kali setiap hari.”(HR. Muslim).

Selain itu istighfar juga mempunyai beberapa keutamaan diantaranya :

1. Istighfar adalah sebab diampuni dosa dan turunnya rizki (QS. Nuh : 10-12)

فقلت استغفروا ربكم إنه كان غفار (10) يرسل السماء عليكم مدرارا (11) و يمددكم بأموال و بنين ويجعل لكم أنهارا(12)

“Maka aku berkata (kepada mereka), ‘Mohon ampunan kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun (10). Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu (11). Dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untumu dan mengadakan sungai-sungai untukmu (12).

2. Istighfar menambah kekuatan (QS. Hud :  52)

و يقوم استغفروا ربكم ثم  توبوا يرسل السماء عليكم مدرارا و يزدكم ثم قوة إلي قوتكم و لا تتولوا مجرمين

“Dan (Hud berkata), “Wahai kaumku! Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras, Dia akan menambahkan kekuatan di atas kekuatanmu, dan janganlah berpaling menajdi orang yang berdosa.”

3. Allah tidak mengazab orang yang beristighfar (QS. Al-Anfal : 33)

و ما كان الله ليعذيهم و أنت فيهم و ما كان الله معذبهم و هم يستغفرون

“Tidaklah Allah mengazab mereka, selama engkau (Muhammad berada di anatara mereka. Dan tidaklah mengazab mereka,s edang mereka memohon ampun.”

4. Sebab datangnya rahmat (QS. An-Naml : 46)

قال يقوم لم تستعجلون بالسيئة قبل الحسنة لو لا تستغفرون الله لعلكم ترحمون

“Dia  (Saleh) berkata, “Wahai kaumku! Mengapa kamu meminta disegerakan keberukan sebelum kebaikan? Mengapa kamu tidak memphon ampunan kepada Allah agar kamu mendapat rahmat?”

5. Dengan istighfar hilang kesedihan, kesempitan dan datang rizki dari arah yang tidak diduga-duga

“Barangsiapa membiasakan beristighfar, maka Allah melapangkan kesem[itannya dan memudahkan segala kesulitannya dan memberi rizki  kepadanya dari arah yang tidak disangka-sangka.”(HR. Abu Dawud, Ahmad, An-Nasa’I, Ibnu Majah, al-Hakim)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s