Berkeliling dan Terhenti di depan Pagar

warkel

Usai menunaikan sholat di Masjid Darussalaam Taman Yasmin, aku berpapasan dengannya. Ia menuju tempat wudhu. Di tangannya ia membawa baju koko biru (sengingatku), sarung dan peci. Keluar dari tempat wudhu kostumnya sudah berubah. Dia sholat, aku keluar. Lewati pagar masjid, kudapati ada ada sebuah warung. Warung keliling, warkel begitu tertulis di spanduk motor ini. Baru aku sadar ternyata orang yang berganti kostum itulah empunya warkel ini. Aku berpikir, ia lebih baik dariku. Ia mempersiapkan pakaian khusus untuk menghadap Rabb semesta alam di rumah-Nya. Di tengah kesibukannya berkeliling, menjemput rejeki. Bandingkan denganku yang hanya mengenakan kaos dan celana semi.

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al-‘Araf : 31)

rokok

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s